Krisis Etika Komunikasi Pendidikan: Analisis Kritis Promosi Lembaga Pendidikan di Media Sosial Era Digital

Authors

  • Yudi Gucandra Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia
  • Supratman Zakir Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62386/jised.v4i2.256

Keywords:

Advertising, Branding, Etika Komunikasi, Promosi Pendidikan, Media Sosial

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena promosi lembaga pendidikan di media sosial dalam perspektif etika komunikasi menggunakan pendekatan filosofis-normatif berbasis studi kepustakaan. Meningkatnya penggunaan platform digital seperti Instagram, TikTok, dan YouTube oleh lembaga pendidikan di Indonesia telah menciptakan lanskap komunikasi baru yang kompleks, di mana batas antara branding yang berbasis nilai dan advertising yang berpotensi manipulatif semakin kabur. Penelitian ini menggunakan dua kerangka teori secara komplementer, yaitu teori simulacra Jean Baudrillard untuk mendiagnosis dan mendeskripsikan fenomena serta teori etika komunikasi Jürgen Habermas sebagai standar normatif evaluatif. Melalui analisis konseptual dan analisis komparatif terhadap literatur yang relevan, penelitian ini menemukan bahwa praktik promosi pendidikan di media sosial cenderung bergerak ke arah produksi simulacra, di mana citra institusi yang dikonstruksi secara digital mengambil jarak dari realitas yang sesungguhnya. Dalam perspektif Habermas, kondisi ini menandai terjadinya pelanggaran terhadap klaim validitas komunikasi yang etis. Penelitian ini menghasilkan framework etika orisinal yang dapat dijadikan panduan untuk membedakan branding yang sah dari advertising yang manipulatif dalam konteks lembaga pendidikan di Indonesia. Kontribusi penelitian ini bersifat teoritis sekaligus praktis bagi pengelola lembaga pendidikan, regulator, dan peneliti selanjutnya

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman. (2024). Metode Penelitian Kepustakaan dalam Pendidikan Islam. Adabuna?: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 3(2), 102–113. https://doi.org/10.38073/adabuna.v3i2.1563

Alfikri, M. (2025). Etika dan Komunikasi Bisnis. YPAD, 2(1). https://journal.yayasanpad.org/index.php/ypadbook/article/view/331

Ampur, A., Toanubun, E., Weking, E. L., Naklui, M. S. F., & Daro, M. V. (2025). Hiperrealitas Media Sosial. Seri Filsafat Teologi, 35(34), 171–189. https://doi.org/10.35312/serifilsafat.v35i34.273

Baudrillard, J. (1983). The Precession of Simulacra.

Baudrillard, J. (1994). Simulacra and Simulation. University of Michigan Press.

Bohman, J. (1989). Habermas: The Theory of Communicative Action. Social Science Quarterly, 70(1), 221.

Cheong, M. (2022). Social Media Harms as a Trilemma. IEEE ISTAS. https://doi.org/10.1109/istas55053.2022.10227099

DataReportal. (2023). Digital 2023: Indonesia. https://datareportal.com/reports/digital-2023-indonesia

Dono, L., & Armawan, I. (2025). Etika dan Regulasi Komunikasi Digital. Madhangi, 4(1). https://ojsfikom.mputantular.ac.id/index.php/fikom/article/view/36

Ferbita, L. V, & Setianti, Y. (2020). Strategi Digital Branding LIPI. Acta Diurna, 16(2).

Firmansyah, T. R., Muttaqin, K., Hidayah, L., & Murniatie, I. U. (2024). The Hyperreality and Simulacra Theory of Jean Baudrillard: On Fashion Trends in TikTok. Elite Journal, 4(2), 27–34. https://doi.org/10.26740/elitejournal.v4n2.p27-34

Hamzah, A. (2020). Metode Penelitian Kepustakaan-Library Research,. Literasi Nusantara.

Hossain, K. A. (2023). Evaluation of Technological Breakthrough in Global Education. Journal of Liberal Arts and Humanities, 4(8), 1–62. https://doi.org/10.48150/jlah.v4no8.2023.a1

Jauhari, M. (2017). Media Sosial: Hiperrealitas dan Simulacra. Al’adalah, 20(1), 117–135. https://aladalah.lppmuinkhas.com/aladalah/article/view/95

Kalangie, C. G., & Tangkawarow, I. R. (2026). Studi Literatur Topic Modeling LDA. Edutik, 6(1), 281–290. https://calamus.id/index.php/edutik/article/view/292

Kurniawan, D. A., Pratiwi, A. L., Wulandari, T., Salsabila, R. A., & Mulyono, E. (2025). Simulakra dan Hiperrealitas dalam Ruang Digital. An-Nas, 9(2), 268–288. https://doi.org/10.32665/annas.v9i2.5530

Lowrie, A., & Willmott, H. (2006). Marketing Higher Education. Social Epistemology, 20(3), 221–240. https://doi.org/10.1080/02691720600879806

Mahanum, M. (2021). Tinjauan Kepustakaan. Alacrity: Journal of Education, 1–12. https://doi.org/10.52121/alacrity.v1i2.20

Nasaruddin, N., & Mubarak, F. (2022). Metode Pengajaran dalam Perspektif Al-Qur’an (Tinjauan Q.S. An-Nahl Ayat 125). Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 6(2), 135–148. https://doi.org/10.52266/tadjid.v6i2.1190

Rubin, V. L. (2022). Manipulation in Marketing. In Misinformation and Disinformation. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-95656-1_6

Sari, K. A., Fajriani, S. W., Gunawan, G., Zulqoifah, A., & Hartani, M. (2025). The Commodification of Education and Inequality in Indonesia: A Sociological Perspective. Priviet Social Sciences Journal, 5(8), 349–362. https://doi.org/10.55942/pssj.v5i8.623

Shahidul Islam, M. (2026). Deconstructing Deception. Journal of Travel Research, 65(3), 769–785. https://doi.org/10.1177/00472875241312177

Sherief, A. R. (2024). A Narrative Review on the Impact of Digital Marketing on Students and Their Admissions to Higher Educational Institutes in India. International Journal of Future Management Research, 6(4). https://doi.org/10.36948/ijfmr.2024.v06i04.24173

Statistik, B. P. (2018). Penggunaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (P2TIK) Sektor Pendidikan 2018. Badan Pusat Statistik.

Suryani, M. (2024). Hakekat Pendidikan dalam Kehidupan Manusia: Studi Analisis Empiris Perilaku Masyarakat. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(3), 537–544. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i03.3397

Susanto, A. (2026). Philosophy of Communication in Reading Contemporary Digital Media. Dekonstruksi, 12(1), 58–66. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v12i01.389

Syahrainy, A. (2025). Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Karakter. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1). https://jurnalal-ikhlas.com/ppai/article/view/31

Taylor, R. M. (2024). Methodological Reflections on Normative Case Studies. Educational Theory, 74, 301–311. https://doi.org/10.1111/edth.12555

Utamirohmahsari, U. (2024). Character Education Building a Generation with Integrity and Ethics. IJM, 1(1), 1–6. https://journal-internationalmultidisciplinary.com/index.php/ijm/article/view/6.

Downloads

Published

2026-06-11

How to Cite

Gucandra, Y. ., & Zakir, S. . (2026). Krisis Etika Komunikasi Pendidikan: Analisis Kritis Promosi Lembaga Pendidikan di Media Sosial Era Digital. Journal of Information System and Education Development, 4(2), 40–46. https://doi.org/10.62386/jised.v4i2.256